Faktor Pencegah Terjadinya Missfile Pada Sistem Penyimpanan Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2024
Keywords:
Missfile, Sistem Penyimpanan Berkas, Rekam MedisAbstract
Missfile adalah kesalahan dalam menempatkan berkas rekam medis di rak penyimpanan. Jika terjadi missfile, proses pemberian layanan kesehatan kepada pasien dapat terganggu; dokter dan tenaga kesehatan lain akan kesulitan mengakses riwayat penyakit pasien, dan berkas rekam medis menjadi tidak teratur. Hal ini bertentangan dengan tujuan utama rekam medis di rumah sakit, yaitu mendukung keteraturan administrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui observasi, telaah dokumen, dan wawancara mendalam. Penelitian ini dilaksanakan di RS Islam Jakarta Cempaka Putih pada bulan maret 2024. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan utama: petugas filling rekam medis, informan kunci: manajer rekam medis, dan informan pendukung: petugas laporan rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSIJ Cempaka Putih memiliki beberapa faktor yang mencegah terjadinya misfile. Salah satu faktor input adalah pelatihan petugas yang diterapkan dan sistem penyimpanan yang dapat dicegah dari kesalahan dalam pengambilan berkas. Faktor proses di RSIJ Cempaka Putih masih menggunakan sistem manual dalam penyimpanan dan penulisan berkas yang masih rancu. Faktor output RSIJ Cempaka Putih belum tersedianya menu SIMRS untuk rawat inap, selain itu keterlambatan pengembalian berkas melebihi 2x24 jam, membuat petugas harus mencari posisi berkas dengan lebih detail.
References
Ali, Seha, H. N., & Susilani, A. T. (2016). Faktor Duplikasi Nomor Rekam Medis Dengan Pendekatan Fishbone. Politeknik Kesehatan Permata Indonesia, 18–20. http://hadipurba.com/2008/09/25/
Arfiandi, & Sari, I. (2021). Analisis Penyimpanan Dokumen Rekam Medis Di RSUD Pasar Minggu. 1(3), 241–248.
Arifin, I., Heltiani, N., Anggita, F., Putri, F. A., & Prasetya, A. E. (2022). Pentingnya Tracer Rekam Medis Sebagai Sarana Pelacak Rekam Medis Yang Keluar Dari Rak Filing Di Puskesmas Jalan Gedang Kota Bengkulu. PAKDEMAS?: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 121–128. https://doi.org/10.58222/pakdemas.v1i3.56
Azzahra, A., Astuti, W., Djamaludin, R., & Okky, K. (2023). Implementasi penggunaan rekam medik eletronik rawat jalan di rumah sakit gotong royong surabaya 1,2,3,4. 1(1), 17–24.
Haqqi, A., Aini, N. N., & Wicaksono, A. P. (2020). Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap di RS Universitas Airlangga. J-REMI?: Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(4), 492–501. https://doi.org/10.25047/j-remi.v1i4.2158
Herawati, T. (2022). Analisis Kejadian Missfile Berkas Rekam Medis di Puskesmas Kalijaga. COMSERVA Indonesian Jurnal of Community Services and Development, 1(11), 918–926. https://doi.org/10.36418/comserva.v1i11.172
Jayanti, K. D., Nurkhalim, R. F., Ardila, N. M. I., Pranoto, B., Setyawan, I., & Susilowati, I. (2022). Tinjauan Penyebab Terjadinya Misfile Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan Di RSUD Kabupaten Jombang Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 7(2), 170–176. https://doi.org/10.52943/jipiki.v7i2.950
Nissa, A., & Mardeni, F. S. (2018). Gambaran Penerapan Alur Prosedur Pelayanan dan Penyelenggaraan Rekam Medis di RS PKU Muhammadiyah Selogiri. Journal of Information SYstems for Publich HEALTH, 3(3), 1–14.
Novita, E., & Nurhasanah. (2024). Analisis Missfile Dokumen Rekam Medis Di Ruang Penyimpanan (Filling) Rumah Sakit Umum Medika Sangatta. 5(2), 2320–2325.
Pakpahan, fakkar andri, Sari, T. P., & Priwahyuni, Y. (2022). Gambaran Penyebab Kejadian Salah Simpan (Missfile) Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru. Jurnal Rekam Medis (Medical Record Journal), 02(02), 236–248.
Putra, R. P. A., Sismulyanto, Suponganto, A., & Menap. (2024). Hubungan Karakteristik Individu dengan Kinerja Petugas Rekam Medis di Puskesmas Wilayah Kota Mataram. Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 4(3), 208–218. https://doi.org/10.25047/j-remi.v5i3.4627
Putri, W. A., Aini, N. W. N., & Masyfufah, L. (2019). Faktor Penyebab Missfile Pada Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 7(2), 137–140. https://doi.org/10.33560/jmiki.v7i2.232
Qolbiyah, U. N., Nurjayanti, D., & Rumpiati. (2023). Tinjauan Keamanan Aspek Fisik Dokumen Rekam Medis di Ruang Filling UPT Puskesmas Badegan Kabupaten Ponorogo. Journal Buana Of Medical Record, 1(1), 34–41. https://e-journal.stikesponorogo.ac.id/index.php/medical-record/article/view/4
Rme, P., & Puskesmas, D. I. (2022). Pentingnya Aspek Keamanan Informasi Data Pasien Pada Penerapan RME Di Puskesmas. Riska Pradita Retno Kusumo Rahmawati, 2(2), 52–62.
Susilowati, I., & Luvi, D. (2022). Evaluasi Prosedur Waktu Pengembalian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum X Surabaya. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(1), 86–94. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v1i1.894
Trisna, W. V., Aprian, M. A., Melinia, R., & Safitri, S. (2022). Optimalisasi Sistem Penyimpanan Berkas Rekam Medis Di Rumah Sakit Prima Pekanbaru. Jurnal Kemitraan Masyarakat, 1, 33–37.







