Studi Cross-Sectional: Hubungan Usia Ibu Dan Paritas Dengan Perdarahan Postpartum Di RSUD Umbu Rara Meha
DOI:
https://doi.org/10.64931/jks.v6i2.298Keywords:
maternal age, parity, postpartum hemorrhageAbstract
Kesehatan maternal merupakan salah satu indikator utama dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Tingginya angka kematian ibu masih menjadi masalah kesehatan global maupun nasional, terutama akibat perdarahan postpartum. Di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2024 tercatat 125 kasus kematian ibu dengan 22,4% di antaranya disebabkan oleh perdarahan. Di Kabupaten Sumba Timur, jumlah kematian ibu meningkat dari empat kasus pada tahun 2023 menjadi enam kasus pada tahun 2024 dan 11 kasus pada tahun 2025. Di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu tahun 2025 tercatat 31 kasus perdarahan postpartum dari 1.023 persalinan dan satu kasus kematian ibu akibat perdarahan postpartum. Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu sehingga faktor risiko seperti usia ibu dan paritas perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia ibu dan paritas dengan kejadian perdarahan postpartum di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 46 ibu bersalin yang dipilih menggunakan teknik systematic random sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 27 responden (58,7%) berusia <20 tahun atau >35 tahun dan 20 responden (43,5%) merupakan multipara. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kejadian perdarahan postpartum (p-value = 0,001) dan antara paritas dengan kejadian perdarahan postpartum (p < 0,001). Deteksi dini dan pemantauan intensif pada ibu dengan usia dan paritas berisiko diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi.
References
Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., & Munthe, S. A. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. Yayasan Kita Menulis.
Anggreni, D. (2022). Buku ajar metodologi penelitian kesehatan. STIKES Majapahit Mojokerto.
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Dashe, J. S., Hoffman, B. L., Spong, C. Y., & Casey, B. M. (2022). Williams obstetrics (26th ed.). McGraw Hill Professional.
Dahlan, M. S. (2016). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan. Salemba Medika.
Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2024). Workshop data review quality improvement Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Ende, H. B., Lozada, M. J., Chestnut, D. H., Osmundson, S. S., Walden, R. L., Shotwell, M. S., & Bauchat, J. R. (2021). Risk factors for atonic postpartum hemorrhage: A systematic review and meta-analysis. Obstetrics & Gynecology, 137(2), 305–323. https://doi.org/10.1097/AOG.0000000000004228
Erawati, S., Baroya, N., Jerawati, Y. T., Wati, D. M., & Permatasari, E. (2025). In-depth exploration of postpartum hemorrhage risk factors through interviews with healthcare workers in hospitals. International Journal of Health Science and Technology, 7(2), 143–154. https://doi.org/10.31101/ijhst.v7i2.4326
Faradillah, F. (2026). Faktor yang berhubungan dengan perdarahan post partum di Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, 5(2), 488–498.
Feriyal, Chyntaka, M., & Sairoh. (2023). Perdarahan postpartum di Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu tahun 2022. Research & Learning in Nursing Science, 7, 687–692.
Firmansyah, M. D., Widjajanegara, H., & Ganang, R. (2024). Hubungan antara usia paritas ibu hamil dan kejadian perdarahan pascasalin di Puskesmas Klapanunggal Kab. Bogor pada tahun 2023-2024. Bandung Conference Series: Medical Science, 6(1). https://doi.org/10.29313/bcsms.v6i1.23106
Fitriyani, F. A., Effendi, J. S., & Masria, S. (2024). Analisis kejadian paritas dengan perdarahan postpartum pada ibu hamil anemia. Jurnal Riset Kedokteran, 4(1), 19–24. https://doi.org/10.29313/jrk.v4i1.3736
Franke, D., Zepf, J., Burkhardt, T., Stein, P., Zimmermann, R., & Haslinger, C. (2021). Retained placenta and postpartum hemorrhage: Time is not everything. Archives of Gynecology and Obstetrics, 304(4), 903–911. https://doi.org/10.1007/s00404-021-06027-5
Giouleka, S., Tsakiridis, I., Kalogiannidis, I., Mamopoulos, A., Tentas, I., Athanasiadis, A., & Dagklis, T. (2022). Postpartum hemorrhage: A comprehensive review of guidelines. Obstetrical & Gynecological Survey, 77(11), 665–682. https://doi.org/10.1097/OGX.0000000000001061
Hanifah, & Astuti, Y. G. A. (2026). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian postpartum hemorrhage di RSUD Banten. Maternalcare Indonesia Journal, 1, 1–10.
Heller, D. S., Cramer, S. F., & Turner, S. (2023). Abnormal uterine involution may lead to atony and postpartum hemorrhage: A hypothesis, with review of the evidence. Pediatric and Developmental Pathology, 26(5). https://doi.org/10.1177/10935266231188339
Ishaq, S., Choirunissa, R., Agustiawan, Purnama, Y., Achmad, V. S., Mua, E. L., Heryyanor, Syamil, A., Ludji, I. D. R., Sekeon, R. A., Wardhana, A., Dafroyati, Y., Fahmi, A., Avelina, Y., Nurbaety, Anggreyni, M., & Lubis, H. (2023). Metodologi penelitian kesehatan. Media Sains Indonesia.
Isna, T., Putri, W., Afsari, I. A., & Lailiyah, S. (2023). Literature study: Analysis of the relationship between age and the incidence of postpartum hemorrhage in maternity mothers. Preventive: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 17–25. https://doi.org/10.17977/um044v8i12023p17-25
Istiningsih, T., Herlinadiyaningsih, & Batu, K. L. (2024). Risk factors for postpartum haemorrhage at Regional Technical Implementation Unit of Puruk Cahu Regional Hospital in Murung Raya Regency. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 8(2), 110–117.
Karima Ardianti, F., Dewi Puspita Sari, R., & Trijayanti Winda, U. (2023). Perdarahan postpartum et causa atonia uteri: Literature review. Jurnal Kesehatan Unila, 7(2), 128–132.
Kartikasari, R., Rohani, S., & Irianti, S. (2025). Hubungan antara risiko 4 terlalu dan kepatuhan antenatal care (ANC) dengan komplikasi persalinan. Jurnal Kebidanan, 12(1), 20–28.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mar’atussaliha, Nopiyanti, Asrul, M., & Ameliah, R. (2024). Hubungan antara umur, paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum di RSUD Batara Siang Kab. Pangkep tahun 2023. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 19, 49–54.
Rekam Medis. (2025). Register obstetri kebidanan SIMATNEO 2023-2025. RSUD Simatneo.
Nasser, B. H., Jadaon, J. E., Awad, N., Lfoul, L. A., & Hendler, I. (2025). Novel risk factors associated with retained placenta after vaginal birth. International Journal of Gynecology & Obstetrics, 168(3), 1117–1123. https://doi.org/10.1002/ijgo.15978
Nigussie, J., Girma, B., Molla, A., Tamir, T., & Tilahun, R. (2022). Magnitude of postpartum hemorrhage and its associated factors in Ethiopia: A systematic review and meta-analysis. Reproductive Health, 19(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s12978-022-01360-7
Nuraeni, E. L., Karlina, I., Indriani, T. D., Purwanti, P. D., Siti, H. Y., Putri, S. K., Fadilah, R. P., Avissina, M. A., Dewi, M., Hamzah, N. R., Susanti, A. N., & Az-Zahra, C. S. (2025). Faktor usia ibu sebagai determinan perdarahan postpartum di RSUD Lembang tahun 2025. Jurnal Kebidanan, 9(1), 1–5.
Rachma, S. A. (2026). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian haemoragic post partum di wilayah kerja Puskesmas Sidodadi Kabupaten Sidoarjo. Medic Nutricia: Jurnal Ilmu Kesehatan, 23(3).
Rahayu, L. P., & Faradillah, F. (2026). Faktor risiko perdarahan postpartum di Puskesmas Ibrahim Adjie Bandung 2025. Indonesian Health Scientific Journal, 11(1).
Raihan, M., & Iqbal, Y. (2025). Pendarahan post partum. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 8, 193–202.
Riska, O. A., Azay, C. A. Y., Utami, S., Bintang, C., Melani, W., & Sahputri, I. (2026). Literatur review: Faktor risiko berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum pada masa nifas. Journal of Midwifery and Health Administration Research, 6(1).
Salfairah, I. S. W., Rosidah, L., Putri, I. M., & Raynaningsih, S. (2025). Hubungan usia ibu dan paritas dengan kejadian perdarahan postpartum pada ibu bersalin di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Borneo Nursing Journal, 7(2), 128–138. https://doi.org/10.61878/bnj.v7i2.112
Sangaji, V. F., Alivia, U., & Assagaf, H. (2025). Hubungan usia, paritas, anemia dan cara persalinan dengan kejadian perdarahan postpartum. Syntax Idea, 7(6), 13116. https://doi.org/10.46799/syntaxidea.v7i6.13116
Sri, N. K., Putri, E., Sari, R. P., & Mirasari, T. (2026). Hubungan paritas dengan kejadian perdarahan post partum. Jurnal Ilmu Kebidanan Involusi, 16(2), 33–38.
Trasia, R. F., Anggraeni, I. D., & Putra, N. E. (2025). Analisis faktor yang berhubungan dengan perdarahan postpartum RSUD Banten tahun 2019-2023. Jurnal Ilmu Medis Indonesia, 4(2), 113–128. https://doi.org/10.35912/jimi.v4i1.4408
World Health Organization. (2022). Reappraisal of the definition of postpartum haemorrhage. World Health Organization.
World Health Organization. (2025). Kematian ibu. World Health Organization.
Yanti, N. M. R., Tirtawati, G. A., & Ningtyas, L. A. W. (2025). Gambaran kejadian komplikasi obstetri berdasarkan tingkat risiko kehamilan di Puskesmas Selemadeg Barat tahun 2022-2024. Jurnal Kebidanan, 12(3), 939–947.








