Evaluasi Pengelolaan Logistik Obat Dengan Penerapan Metode FIFO Dan FEFO Di RSIA Annisa Pekanbaru

Authors

  • Bobi Handoko Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Awal Bros, Pekanbaru, Indonesia
  • Erika Anggraini Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Awal Bros, Pekanbaru, Indonesia
  • Agus Salim Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Awal Bros, Pekanbaru, Indonesia
  • Marian Tonis Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Awal Bros, Pekanbaru, Indonesia
  • Alfitri Yana Yunita Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Awal Bros, Pekanbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64931/jks.v6i2.255

Keywords:

Evaluation, FIFO, FEFO, Drug Logistics Management, Slow Moving

Abstract

Pengelolaan logistik obat merupakan salah satu upaya untuk menjamin ketersediaan, mutu dan keamanan obat dalam mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penerapan metode FIFO dan FEFO berperan dalam mencegah obat kedaluwarsa. Evaluasi di RSIA Annisa Pekanbaru penting dilakukan meskipun kedua metode telah diterapkan, masih ditemukan obat slow moving serta obat yang mendekati dan melewati tanggal kedaluwarsa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan logistik obat dengan penerapan metode FIFO dan FEFO, mengidentifikasi kendala pengelolaan logistik obat, serta menilai kesesuaian perencanaan dan pengadaan dengan kebutuhan pelayanan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap lima informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode FIFO dan FEFO telah diterapkan pada tahap penyimpanan dan distribusi obat. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala berupa keterlambatan dan ketidaktersediaan stok dari Pedagang Besar Farmasi (PBF), keterbatasan ruang penyimpanan, adanya obat slow moving, serta dokumentasi evaluasi yang belum sistematis. Kondisi tersebut ditunjukkan dengan masih ditemukannya obat yang mendekati maupun melewati tanggal kedaluwarsa. Kesimpulannya, penerapan FIFO dan FEFO di RSIA Annisa Pekanbaru telah berjalan, tetapi belum optimal karena masih ditemukan obat slow moving, obat mendekati dan melewati kedaluwarsa, serta dokumentasi evaluasi yang belum sistematis. Disarankan rumah sakit meningkatkan monitoring stok dan menyusun laporan dokumentasi evaluasi secara sistematis.

References

Anandani, G. I., Fauziah, R., & Rusmana, W. E. (2022). Evaluasi sistem penyimpanan obat antibiotik dengan menggunakan metode FIFO dan FEFO di gudang farmasi Rumah Sakit X. *2*(3), 364–372.

Arfianingsih, D. P., Nur K, I., & Artini, K. S. (2023). Evaluasi pengelolaan obat di Instalasi Farmasi RSUD Dr. Soeratno Gemolong Kabupaten Sragen. *Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 3*(3), 165–185. https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/JRIK/article/view/2646

Arkan, U. M., Tonis, M., & Zaky, A. (2023). Analisis manajemen pengelolaan obat di gudang farmasi Rumah Sakit X. *Journal of Pharmacy, 1*(1), 44.

Baybo, M. P., Lolo, W. A., & Jayanti, M. (2022). Analisis pengendalian persediaan obat di Puskesmas Teling Atas. *Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ), 5*(1), 7. https://doi.org/10.35799/pmj.v5i1.41434

Fizziah Ummah, N., & Siyamto, Y. (2022). Efisiensi dan efektifitas dengan menggunakan metode FIFO dan FEFO pada obat generik tahun 2020–2021. *Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis, 1*(1), 39–50. https://doi.org/10.53088/jikab.v1i1.15

Kurniajati, S., & Susanto, L. Z. W. (2024). Literature review: Logistics management system in. *Jurnal Administrasi RS Indonesia, 3*(2), 131–142.

Miftah F, H., K, A. U., Z, N. S., & I, A. H. (2024). Analisis manajemen logistik kesehatan dalam pengadaan dan pendistribusian obat pada instalasi farmasi. *Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 8*. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/gojhes/index

Nugroho, T., Purwidyaningrum, I., & Harsono, S. B. (2022). Evaluasi pengelolaan obat dan strategi perbaikan dengan metode Hanlon di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Efram Harsana Madiun. 98–109.

Sunandar, S., Salman, S., & Sholih, M. G. (2022). Analisis manajemen pengelolaan obat di Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas Cibuaya Kabupaten Karawang. *JIK Jurnal Ilmu Kesehatan, 6*(2), 490. https://doi.org/10.33757/jik.v6i2.614

Tonis, M., Riza Wati, A., Suryandartiwi, W., & Handoko, B. (2021). Analisis sistem manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru. *Journal of Hospital Administration and Management, 2*(1), 22–28. https://doi.org/10.54973/jham.v2i1.141

Yunarti. (2023). Analisis penyebab obat kadaluarsa di instalasi farmasi. *Jurnal Bina Cipta Husada, 19*(1), 152–161.

Downloads

Published

11-08-2026