Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Kesehatan Sebaya Melalui Pelatihan Dokter Kecil Di SDN 002 Ratu Sima

Authors

  • Iqbal Arnif Fakultas Kedokteran, Universitas Riau
  • Faizul Akbar Fakultas Kedokteran, Universitas Riau
  • M Nurdiansyah Nurdiansyah Fakultas Kedokteran, Universitas Riau
  • Kamilah Putri Utuh Fakultas Kedokteran, Universitas Riau
  • Keisya Alya Tsabita Fakultas Kedokteran, Universitas Riau
  • Riti Meilisah Fakultas Kedokteran, Universitas Riau
  • Mai Fadilah Sari Fakultas Kedokteran, Universitas Riau
  • Annisa Mercury Fakultas Kedokteran, Universitas Riau
  • Umi Sahiroh Fakultas Kedokteran, Universitas Riau
  • Indah Siti Fadillah Fakultas Kedokteran, Universitas Riau
  • Zhafirah Nurul Rofiqoh Fakultas Kedokteran, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.64931/jks.v6i1.220

Keywords:

Dokter Kecil, UKS, Pertolongan Pertama, Pendidikan Kesehatan, Sekolah Dasar

Abstract

Pelatihan Dokter Kecil merupakan salah satu upaya pemberdayaan siswa sebagai kader kesehatan sekolah untuk mendukung pelaksanaan UKS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDN 002 Ratu Sima, Kota Dumai, dengan melibatkan 10 siswa kelas IV yang dipilih sebagai calon kader Dokter Kecil. Tujuan kegiatan adalah membekali pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pertolongan pertama serta perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan meliputi FGD, penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi yang diberikan mencakup pengenalan program Dokter Kecil, UKS, pertolongan pertama pada orang dengan penurunan kesadaran dan kecelakaan, pengenalan obat sederhana, kesehatan gigi dan mulut, ilmu gizi, edukasi ISPA, serta PHBS. Evaluasi dilakukan melalui observasi, sesi tanya jawab, dan penilaian praktik keterampilan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, mampu menjelaskan ulang konsep dasar, dan mampu mempraktikkan teknik pertolongan pertama sesuai demonstrasi dengan pendampingan fasilitator, serta menunjukkan peningkatan kualitas respons pada sesi tanya jawab dibandingkan dengan sebelum penyampaian materi. Selain itu, sebanyak 10 siswa berhasil dibentuk sebagai kader Dokter Kecil untuk mendukung pelaksanaan UKS di sekolah. Pelatihan Dokter Kecil menjadi strategi pilihan dalam meningkatkan kesiapan siswa sebagai kader kesehatan sekolah melalui pembelajaran interaktif berbasis demonstrasi dan praktik langsung.

References

Alisalman, M. (2022). Pembelajaran partisipatif sebagai metode dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 6(1), 66–77. https://doi.org/10.21831/diklus.v6i1.48572

American Heart Association. (2020). 2020 American Heart Association guidelines for cardiopulmonary resuscitation and emergency cardiovascular care. Circulation. https://professional.heart.org/en/science-news/2020-aha-guidelines-for-cpr-and-ecc

Aulia, B., Wahyuni, S., & Riami, A. I. (2023). Efektivitas pelatihan penanganan kedaruratan trauma dental dengan metode simulasi. Cakradonya Dental Journal, 11(1), 33–37. https://doi.org/10.24815/cdj.v11i1.13626

Departemen Kesehatan RI. (2018). Laporan nasional Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Departemen Kesehatan RI. (2022). Pedoman pelaksanaan usaha kesehatan sekolah (UKS). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2021). Panduan program dokter kecil di sekolah dasar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Nurcahaya, U., & Ridwan, A. (2025). Improving the competence of School Health Unit Teachers in first aid for wounds and choking at SDN Lamklat, Aceh Besar [Peningkatan kompetensi guru UKS dalam pertolongan pertama luka dan tersedak di SDN Lamklat Aceh Besar]. Buletin Pengabdian Bulletin of Community Services, 5(3), 195–201. https://doi.org/10.24815/bulpen.v5i3.611

Passarelli, A. M., & Kolb, D. A. (2023). Using experiential learning theory to promote student learning and development in programs of education abroad. Dalam Student learning abroad (hlm. 137–161). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003447184-8

Qureshi, M. A., Khaskheli, A., Qureshi, J. A., Raza, S. A., & Yousufi, S. Q. (2023). Factors affecting students’ learning performance through collaborative learning and engagement. Interactive Learning Environments, 31(4), 2371–2391. https://doi.org/10.1080/10494820.2021.1884886

Schroeder, D. C., Semeraro, F., Greif, R., Bray, J., Morley, P., Parr, M., Kondo Nakagawa, N., Iwami, T., Finke, S.-R., Malta Hansen, C., Lockey, A., Del Rios, M., Bhanji, F., Sasson, C., Schexnayder, S. M., Scquizzato, T., Wetsch, W. A., & Böttiger, B. W. (2023). KIDS SAVE LIVES: Basic life support education for schoolchildren: A narrative review and scientific statement from the International Liaison Committee on Resuscitation. Circulation, 147(24), 1854–1868. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001128

Setiarini, S., & Febristi, A. (2020). Penyuluhan kesehatan tentang dokter kecil di SDN 01 Danguang-Danguang Kec. Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Abdimas Saintika, 2(1). http://dx.doi.org/10.30633/jas.v2i1.862

Tang, Y., Diao, H., Jin, F., Pu, Y., & Wang, H. (2022). The effect of peer education based on adolescent health education on the resilience of children and adolescents: A cluster randomized controlled trial. PLOS ONE, 17(2), Artikel e0263012. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0263012

Wulandari, M., Prihatonoa, A., & Mahadinia, C. (2025). Program dokter kecil di UKS SD Negeri 3 Wonorejo Lawang. Journal of Health Innovation and Community Services, 4(2), 88–93. https://doi.org/10.54832/jhics.v4i2.686

Downloads

Published

30-06-2026